spacer
Home  | Registrasi  | Database Perusahaan  | Webmail  | Forum  | Kontak
  spacer
spacer
Header Banner
spacer
spacer
spacer
Kegiatan
spacer
PROGRAM 2010
spacer
Left Bottom Banner 3
spacer
Gd. Permata Kuningan Lt.10
Jl.Kuningan Mulia Kav. 9C
Guntur - Setiabudi
Jakarta Selatan 12980
Telp. (021) 8378 0824
Fax. (021)8378 0746
sekretariat@apindo.or.id
spacer

Tentang Apindo

Pembuatan Web Database ini merupakan bentuk konkrit pelayanan APINDO kepada anggota dan masyarakat melalui penyediaan informasi terkini yang difokuskan pada Upaya Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Pengembangan Wanita Pengusaha (Women Entrepreneurs Development), Jender dan Urusan Sosial , Youth Employment, dan kegiatan  APINDO lainnya.
spacer
spacer
baru aja bikin
spacer
Right Top Banner 2
spacer
 
 
Artikel
spacer

Biarpun BBM Naik, Jangan PHK Karyawan

Biarpun Harga BBM Naik, Jangan PHK Karyawan
Jurnal Nasional

KENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) tak hanya berdampak pada
masyarakat. Juga kalangan pengusaha. Biaya operasional perusahaan naik.
Meski begitu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Erman Suparno
meminta agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan
dengan kenaikan ini.

Erman ketika berkunjung di PT Westapusaka Kusuma, Sleman, Yogyakarta,
Sabtu pekan lalu mengimbau agar pengusaha bisa menekan dampak negatif
terhadap pekerja dengan baiknya BBM ini. "Jangan sampai ada PHK.
Pemerintah berharap ada perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan
karyawan sehubungan kenaikan harga BBM. Tentu disesuaikan kemampuan
perusahaan," kata Eman di depan ribuan karyawan.

Sampai kini, katanya, belum ada perusahaan yang berencana mem-PHK
karyawan gara-gara kenaikan harga BBM. "Tidak, sampai saat ini tidak
ada. Kita sudah sampaikan ke perusahaan agar menghindari PHK. Ada banyak
alternatif yang bisa dilakukan," ucap dia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Yogyakarta, Iskandar,
mengatakan, tidak ada satu perusahaan yang keberatan membayar upah
sebagai akibat kenaikan harga BBM.

*Memang, ada enam perusahaan yang menyatakan keberatan terhadap upah
minimum regional (UMR), tetapi itu sudah jauh sebelum ada kenaikan harga
BBM.*

Kepala Pusat Hubungan Masyarakat Depnakertrans, Sumardoko, kepada
Jurnal Nasional menjelaskan, sudah ada komitmen dari Apindo (Asosiasi
Pengusaha Indonesia) menghindari PHK meski kenaikan harga BBM
berpengaruh pada ongkos produksi.

"Sebelum kenaikan harga BBM, pemerintah sudah bertemu dengan Apindo,
juga anggota Tripartit seperti pengusaha dan serikat pekerja.
Kesepakatan dari pertemuan itu menghindari PHK.*

Apindo mengimbau seluruh pengusaha di Indonesia melakukan efisiensi
besar-besaran di perusahaan, misalnya efisiensi manajemen, acara-acara
protokoler seperti penyambutan pejabat, serta mengurangi event-event
yang memerlukan biaya besar. "Langkah efisiensi bisa juga dilakukan
dengan mengurangi jam lembur. Intinya, jangan sampai terjadi PHK. Jika
dengan langkah-langkah tadi perusahaan tetap merasa berat, bisa
merumahkan sementara karyawan, bukan di PHK. PHK bisa dilakukan jika
terpaksa," ujar Sumardoko.

Menakertrans, sudah menyiapkan surat edaran ditujukan kepada gubernur
/bupati/ wali kota tentang masalah ini. *Dengan surat itu, kami minta
pejabat daerah ikut mengawasi persoalan ini. Kenaikan harga BBM jangan
dijadikan dalih mem-PHK karyawan," katanya. Heru Prasetya

 
 
spacer
spacer
spacer
spacer
Copyright @2006 APINDO
Best viewed using Internet Explorer (IE) versi 5.0 (above) or Mozilla Firefox Browser
Resotuion 1024 x 768
spacer
spacer