UKM dan Tekstil Sulit Naikkan Uang Makan
BANDUNG, Kompas - Usaha kecil dan menengah di Jawa Barat masih kesulitan merealisasikan imbauan uang transpor dan makan. Selain itu, sebagian perusahaan besar juga terlambat menaikkannya yaitu industri tekstil dan garmen karena kondisinya tak begitu menggembirakan.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Daerah Jabar Dedy Wijaya di Bandung, Kamis (26/6), mengatakan, jumlah perusahaan yang sudah menaikkan uang makan dan transpor di Jabar mencapai separuhnya. Sekitar 50 persen anggota Apindo Jabar juga sudah memenuhi imbauan itu.
Jumlah anggota asosiasi itu sekitar 8.000 perusahaan. Meski demikian, tak ada besaran yang pasti karena angka kenaikan itu tidak ditetapkan. Dedy mengatakan, kenaikan uang tersebut disesuaikan dengan kemampuan perusahaan masing-masing.
Sebagian besar perusahaan yang sudah melakukannya antara lain bergerak di bidang otomotif dan elektronik di Kabupaten Purwakarta, Karawang, dan Bekasi. Permintaan itu sudah disosialisaikan Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi ke tingkat provinsi, hingga perusahaan. Dwi Bayu Radius
|